{"id":12112,"date":"2026-08-07T12:13:32","date_gmt":"2026-08-07T04:13:32","guid":{"rendered":"https:\/\/www.bali-island.com\/?p=12112"},"modified":"2026-08-07T12:13:32","modified_gmt":"2026-08-07T04:13:32","slug":"menikmati-keseruan-lomba-ngelawar-di-bali-lebih-dari-sekadar-memasak-kuliner-khas","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.bali-island.com\/id\/budaya\/menikmati-keseruan-lomba-ngelawar-di-bali-lebih-dari-sekadar-memasak-kuliner-khas\/","title":{"rendered":"Menikmati Keseruan Lomba Ngelawar di Bali, Lebih dari Sekadar Memasak Kuliner Khas"},"content":{"rendered":"<div id=\"model-response-message-contentr_aaeaa9e29d2ff1ef\" class=\"markdown markdown-main-panel md-content enable-luminous-fast-follows enable-updated-hr-color stronger\" dir=\"ltr\" aria-busy=\"false\" aria-live=\"polite\">\n<div class=\"\" dir=\"\">Kalau bicara soal Bali, yang terlintas di pikiran kebanyakan orang mungkin pantai yang indah, pura yang megah, atau tarian tradisional yang anggun. Tapi, Bali juga punya kekayaan kuliner khas yang menyimpan filosofi mendalam dan nilai kebersamaan yang sangat tinggi. Salah satu kuliner paling ikonik dari Pulau Dewata adalah Lawar.<\/div>\n<div class=\"\" dir=\"\">Membuat lawar atau yang biasa dikenal dengan istilah <i data-path-to-node=\"4\" data-index-in-node=\"53\">ngelawar<\/i> bukan sekadar kegiatan dapur biasa. Ini adalah sebuah ritual kebudayaan dan simbol gotong royong warga Bali. Agar tradisi ini terus lestari dan makin dikenal luas, masyarakat Bali sering menggelar acara bertajuk <b data-path-to-node=\"4\" data-index-in-node=\"274\">Lomba Ngelawar<\/b>.<\/div>\n<div class=\"\" dir=\"\">Mulai dari tingkat banjar, kelurahan, hingga pesta kesenian tingkat provinsi, Lomba Ngelawar selalu berhasil menyedot perhatian warga lokal maupun wisatawan. Penasaran seperti apa keseruannya? Yuk, simak ulasan lengkapnya di bawah ini!<\/div>\n<h2 data-path-to-node=\"6\">Apa Itu Lawar dan Mengapa Sangat Spesial?<\/h2>\n<p><a href=\"https:\/\/www.bali-island.com\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/20250622_101554-scaled.webp\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-12125 size-full\" src=\"https:\/\/www.bali-island.com\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/20250622_101554-scaled-e1786069937916.webp\" alt=\"Lomba Ngelawar\" width=\"1441\" height=\"2560\" srcset=\"https:\/\/www.bali-island.com\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/20250622_101554-scaled-e1786069937916.webp 1441w, https:\/\/www.bali-island.com\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/20250622_101554-scaled-e1786069937916-865x1536.webp 865w, https:\/\/www.bali-island.com\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/20250622_101554-scaled-e1786069937916-1153x2048.webp 1153w\" sizes=\"auto, (max-width: 1441px) 100vw, 1441px\" \/><\/a><\/p>\n<div class=\"\" dir=\"\">Sebelum membahas perlombaannya, kita perlu kenalan dulu dengan apa itu lawar. Lawar adalah masakan khas Bali berupa campuran daging cincang, sayuran, kelapa parut, dan bumbu rempah khas Bali yang sangat kaya. Daging yang digunakan bisa bermacam-macam, mulai dari daging babi, ayam, bebek, hingga sapi.<\/div>\n<div class=\"\" dir=\"\">Ada dua jenis lawar yang paling populer di Bali, yaitu Lawar Merah dan Lawar Putih. Bedanya terletak pada penggunaan darah segar dari hewan yang disembelih. Lawar Merah menggunakan sedikit campuran darah segar yang sudah dibumbui untuk memberikan warna merah dan rasa gurih yang khas, sedangkan Lawar Putih dibuat tanpa menggunakan darah sama sekali.<\/div>\n<div class=\"\" dir=\"\">Bagi masyarakat Bali, lawar bukan cuma makanan pengganjal perut. Makanan ini hampir selalu hadir dalam setiap upacara adat dan keagamaan, mulai dari pernikahan, upacara potong gigi, hingga perayaan Hari Raya Galungan dan Kuningan. Unsur-unsur dalam lawar mewakili simbol-simbol keseimbangan alam dan rasa, seperti pedas, manis, asin, pahit, dan asam yang menyatu harmonis.<\/div>\n<h2 data-path-to-node=\"10\">Suasana Lomba Ngelawar yang Meriah dan Penuh Kebersamaan<\/h2>\n<p><a href=\"https:\/\/www.bali-island.com\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/20250622_091823-scaled.webp\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-12114\" src=\"https:\/\/www.bali-island.com\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/20250622_091823-scaled.webp\" alt=\"Peserta Lomba Ngelamar\" width=\"2560\" height=\"1441\" srcset=\"https:\/\/www.bali-island.com\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/20250622_091823-scaled.webp 2560w, https:\/\/www.bali-island.com\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/20250622_091823-1536x865.webp 1536w, https:\/\/www.bali-island.com\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/20250622_091823-2048x1153.webp 2048w\" sizes=\"auto, (max-width: 2560px) 100vw, 2560px\" \/><\/a><\/p>\n<div class=\"\" dir=\"\">Kalau kamu berkesempatan menyaksikan Lomba Ngelawar secara langsung, kamu akan merasakan energi yang sangat meriah. Biasanya, peserta lomba terdiri dari kelompok-kelompok pemuda atau yang biasa disebut <i data-path-to-node=\"11\" data-index-in-node=\"202\">Sekaa Truna Truni<\/i> (STT) dari berbagai banjar, hingga kelompok bapak-bapak daerah setempat.<\/div>\n<div class=\"\" dir=\"\">Tradisi <i data-path-to-node=\"12\" data-index-in-node=\"8\">ngelawar<\/i> secara turun-temurun identik dengan kaum pria Bali. Proses pembuatan lawar yang membutuhkan tenaga ekstra, mulai dari menyembelih, merajang daging, hingga mencincang bumbu, memang dari dulu dilakukan oleh para bapak dan pemuda banjar dalam sebuah tradisi yang disebut <i data-path-to-node=\"12\" data-index-in-node=\"285\">mebat<\/i>.<\/div>\n<div class=\"\" dir=\"\">Di area lomba, kamu akan mendengar irama ketukan talenan yang khas. Bunyi <i data-path-to-node=\"13\" data-index-in-node=\"74\">plak-plik-pluk<\/i> secara konstan dari puluhan peserta yang sedang mencincang bahan secara bersamaan menciptakan ritme yang unik. Ditemani gelak tawa, gurauan antartim, serta riuh tepuk tangan dari para penonton, suasana lomba terasa begitu hangat dan penuh semangat kekeluargaan.<\/div>\n<h2 data-path-to-node=\"14\">Keahlian Utama: Seni Mencincang dan Meracik Basa Genep<\/h2>\n<div class=\"\" dir=\"\">Ngelawar adalah ujian ketangkasan, kesabaran, dan insting rasa. Dalam lomba ini, peserta dituntut untuk menguasai beberapa teknik penting:<\/div>\n<ol start=\"1\" data-path-to-node=\"16\">\n<li>\n<div class=\"\" dir=\"\"><b data-path-to-node=\"16,0,0\" data-index-in-node=\"0\">Ketangkasan Mencincang (Ngencang):<\/b> Bahan-bahan seperti daging, kulit, nangka muda, atau gedebog pisang harus dicincang sangat halus dan merata. Peserta harus menggunakan pisau khusus Bali yang tajam dan memiliki irama cincang yang stabil agar teksturnya sempurna.<\/div>\n<\/li>\n<li>\n<div class=\"\" dir=\"\"><b data-path-to-node=\"16,1,0\" data-index-in-node=\"0\">Meracik Basa Genep:<\/b> Bumbu adalah kunci utama kelezatan lawar. Peserta harus meracik <i data-path-to-node=\"16,1,0\" data-index-in-node=\"84\">basa genep<\/i> (bumbu lengkap khas Bali) yang terdiri dari bawang merah, bawang putih, cabai, kencur, jahe, lengkuas, kunyit, kemiri, terasi, ketumbar, dan rempah lainnya. Semua bumbu ditakar tanpa timbangan, hanya mengandalkan insting dan pengalaman!<\/div>\n<\/li>\n<li>\n<div class=\"\" dir=\"\"><b data-path-to-node=\"16,2,0\" data-index-in-node=\"0\">Proses Pengadukan (Ngelawar):<\/b> Setelah semua bahan dan bumbu siap, langkah terakhir adalah mencampur seluruh bahan dengan tangan. Di sinilah teknik pencampuran diuji agar bumbu meresap sempurna ke dalam serat daging dan kelapa parut tanpa membuat bahan menjadi lembek atau berair.<\/div>\n<\/li>\n<\/ol>\n<h2 data-path-to-node=\"17\">Kriteria Penilaian Lomba Ngelawar: Bukan Cuma Soal Rasa!<\/h2>\n<div class=\"\" dir=\"\">Dewan juri dalam Lomba Ngelawar biasanya terdiri dari pakar kuliner Bali, tokoh adat, hingga chef profesional. Mereka tidak hanya mencicipi hasil akhirnya saja, tetapi menilai seluruh proses pembuatan dari awal sampai akhir. Beberapa kriteria penilaian utamanya meliputi:<\/div>\n<ul data-path-to-node=\"19\">\n<li>\n<div class=\"\" dir=\"\"><b data-path-to-node=\"19,0,0\" data-index-in-node=\"0\">Keseimbangan Rasa:<\/b> Lawar yang enak harus memiliki perpaduan rasa gurih, pedas, asin, dan aroma bumbu rempah yang pas. Tidak boleh ada satu rasa yang merusak dominasi rasa lainnya.<\/div>\n<\/li>\n<li>\n<div class=\"\" dir=\"\"><b data-path-to-node=\"19,1,0\" data-index-in-node=\"0\">Tekstur dan Kerapian Potongan:<\/b> Kehalusan dan keseragaman tingkat cincangan daging serta sayuran menjadi poin penting. Potongan yang terlalu kasar atau terlalu hancur bisa mengurangi nilai.<\/div>\n<\/li>\n<li>\n<div class=\"\" dir=\"\"><b data-path-to-node=\"19,2,0\" data-index-in-node=\"0\">Kebersihan dan Higienitas:<\/b> Area kerja peserta harus tetap bersih. Kebersihan bahan, alat, dan tata cara penanganan makanan sangat diperhatikan oleh juri.<\/div>\n<\/li>\n<li>\n<div class=\"\" dir=\"\"><b data-path-to-node=\"19,3,0\" data-index-in-node=\"0\">Kekompakan Tim:<\/b> Karena dilakukan secara berkelompok, pembagian kerja yang efektif dan kerja sama tim yang solid menjadi nilai tambah tersendiri.<\/div>\n<\/li>\n<li>\n<div class=\"\" dir=\"\"><b data-path-to-node=\"19,4,0\" data-index-in-node=\"0\">Penyajian (Plating):<\/b> Hasil akhir lawar biasanya disajikan di atas wadah tradisional seperti daun pisang, <i data-path-to-node=\"19,4,0\" data-index-in-node=\"105\">belekok<\/i>, atau <i data-path-to-node=\"19,4,0\" data-index-in-node=\"119\">pajegan<\/i> dengan hiasan garnish tradisional Bali yang indah.<\/div>\n<\/li>\n<\/ul>\n<h2 data-path-to-node=\"20\">Menjaga Tradisi Kuliner Bagi Generasi Muda<\/h2>\n<div class=\"\" dir=\"\">Di era modern seperti sekarang, ada kekhawatiran bahwa generasi muda mulai asing dengan tradisi dan resep-resep warisan leluhur. Oleh karena itu, Lomba Ngelawar hadir sebagai media edukasi budaya yang sangat efektif.<\/div>\n<div class=\"\" dir=\"\">Melalui ajang ini, para pemuda Bali diajak untuk belajar langsung dari para seniornya tentang cara memilih bahan terbaik, meracik bumbu racikan asli, hingga teknik memotong yang benar. Lomba ini terbukti berhasil mengemas tradisi lama menjadi sebuah kegiatan yang keren, bergengsi, dan dinanti-nanti oleh kaum muda.<\/div>\n<div class=\"\" dir=\"\">Lomba Ngelawar bukan sekadar kompetisi untuk mencari siapa yang paling jago memasak di atas panggung. Lebih dari itu, perlombaan ini adalah perayaan atas identitas kebudayaan, panggung kebersamaan warga banjar, serta bukti nyata bahwa tradisi Bali akan terus hidup dan beregenerasi dari masa ke masa.<\/div>\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kalau bicara soal Bali, yang terlintas di pikiran&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":12136,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[62],"tags":[],"newstopic":[],"class_list":["post-12112","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-budaya"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v25.8 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Lomba Ngelawar Bali: Serunya Tradisi Kuliner dan Kebersamaan<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Intip keseruan Lomba Ngelawar di Bali, tradisi meracik kuliner khas yang kaya filosofi, kebersamaan, dan ketangkasan mencincang bumbu!\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.bali-island.com\/id\/budaya\/menikmati-keseruan-lomba-ngelawar-di-bali-lebih-dari-sekadar-memasak-kuliner-khas\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Lomba Ngelawar Bali: Serunya Tradisi Kuliner dan Kebersamaan\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Intip keseruan Lomba Ngelawar di Bali, tradisi meracik kuliner khas yang kaya filosofi, kebersamaan, dan ketangkasan mencincang bumbu!\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.bali-island.com\/id\/budaya\/menikmati-keseruan-lomba-ngelawar-di-bali-lebih-dari-sekadar-memasak-kuliner-khas\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Bali Island\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/people\/Bali-Island\/61575583076902\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-08-07T04:13:32+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.bali-island.com\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/20250622_101028-scaled.webp\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"2560\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1441\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/webp\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Admin\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Admin\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/www.bali-island.com\/id\/budaya\/menikmati-keseruan-lomba-ngelawar-di-bali-lebih-dari-sekadar-memasak-kuliner-khas\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.bali-island.com\/id\/budaya\/menikmati-keseruan-lomba-ngelawar-di-bali-lebih-dari-sekadar-memasak-kuliner-khas\/\"},\"author\":{\"name\":\"Admin\",\"@id\":\"https:\/\/www.bali-island.com\/id\/#\/schema\/person\/fa4ad517d8835db1504e3c7c3ddd02ab\"},\"headline\":\"Menikmati Keseruan Lomba Ngelawar di Bali, Lebih dari Sekadar Memasak Kuliner Khas\",\"datePublished\":\"2026-08-07T04:13:32+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.bali-island.com\/id\/budaya\/menikmati-keseruan-lomba-ngelawar-di-bali-lebih-dari-sekadar-memasak-kuliner-khas\/\"},\"wordCount\":861,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.bali-island.com\/id\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.bali-island.com\/id\/budaya\/menikmati-keseruan-lomba-ngelawar-di-bali-lebih-dari-sekadar-memasak-kuliner-khas\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/www.bali-island.com\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/20250622_101028-scaled.webp\",\"articleSection\":[\"Budaya\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/www.bali-island.com\/id\/budaya\/menikmati-keseruan-lomba-ngelawar-di-bali-lebih-dari-sekadar-memasak-kuliner-khas\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.bali-island.com\/id\/budaya\/menikmati-keseruan-lomba-ngelawar-di-bali-lebih-dari-sekadar-memasak-kuliner-khas\/\",\"url\":\"https:\/\/www.bali-island.com\/id\/budaya\/menikmati-keseruan-lomba-ngelawar-di-bali-lebih-dari-sekadar-memasak-kuliner-khas\/\",\"name\":\"Lomba Ngelawar Bali: Serunya Tradisi Kuliner dan Kebersamaan\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.bali-island.com\/id\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.bali-island.com\/id\/budaya\/menikmati-keseruan-lomba-ngelawar-di-bali-lebih-dari-sekadar-memasak-kuliner-khas\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.bali-island.com\/id\/budaya\/menikmati-keseruan-lomba-ngelawar-di-bali-lebih-dari-sekadar-memasak-kuliner-khas\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/www.bali-island.com\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/20250622_101028-scaled.webp\",\"datePublished\":\"2026-08-07T04:13:32+00:00\",\"description\":\"Intip keseruan Lomba Ngelawar di Bali, tradisi meracik kuliner khas yang kaya filosofi, kebersamaan, dan ketangkasan mencincang bumbu!\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.bali-island.com\/id\/budaya\/menikmati-keseruan-lomba-ngelawar-di-bali-lebih-dari-sekadar-memasak-kuliner-khas\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.bali-island.com\/id\/budaya\/menikmati-keseruan-lomba-ngelawar-di-bali-lebih-dari-sekadar-memasak-kuliner-khas\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/www.bali-island.com\/id\/budaya\/menikmati-keseruan-lomba-ngelawar-di-bali-lebih-dari-sekadar-memasak-kuliner-khas\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/www.bali-island.com\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/20250622_101028-scaled.webp\",\"contentUrl\":\"https:\/\/www.bali-island.com\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/20250622_101028-scaled.webp\",\"width\":2560,\"height\":1441,\"caption\":\"Lomba Ngelawar Bali\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.bali-island.com\/id\/budaya\/menikmati-keseruan-lomba-ngelawar-di-bali-lebih-dari-sekadar-memasak-kuliner-khas\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/www.bali-island.com\/id\/bali-island-panduan-lengkap-menjelajah-bali-indonesia\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Menikmati Keseruan Lomba Ngelawar di Bali, Lebih dari Sekadar Memasak Kuliner Khas\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.bali-island.com\/id\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.bali-island.com\/id\/\",\"name\":\"Bali Island\",\"description\":\"Explore the Beauty of the Island of the Gods\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.bali-island.com\/id\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.bali-island.com\/id\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/www.bali-island.com\/id\/#organization\",\"name\":\"Pulau Bali\",\"alternateName\":\"BI\",\"url\":\"https:\/\/www.bali-island.com\/id\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/www.bali-island.com\/id\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/www.bali-island.com\/wp-content\/uploads\/2025\/04\/cropped-Untitled_design__13_-removebg-preview-1.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/www.bali-island.com\/wp-content\/uploads\/2025\/04\/cropped-Untitled_design__13_-removebg-preview-1.png\",\"width\":512,\"height\":512,\"caption\":\"Pulau Bali\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.bali-island.com\/id\/#\/schema\/logo\/image\/\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/www.facebook.com\/people\/Bali-Island\/61575583076902\/\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.bali-island.com\/id\/#\/schema\/person\/fa4ad517d8835db1504e3c7c3ddd02ab\",\"name\":\"Admin\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/www.bali-island.com\/id\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/www.bali-island.com\/wp-content\/litespeed\/avatar\/736da4bc12e223a28c23d17b545d8b2e.jpg?ver=1785583227\",\"contentUrl\":\"https:\/\/www.bali-island.com\/wp-content\/litespeed\/avatar\/736da4bc12e223a28c23d17b545d8b2e.jpg?ver=1785583227\",\"caption\":\"Admin\"},\"sameAs\":[\"http:\/\/bali-island.com\"]}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Lomba Ngelawar Bali: Serunya Tradisi Kuliner dan Kebersamaan","description":"Intip keseruan Lomba Ngelawar di Bali, tradisi meracik kuliner khas yang kaya filosofi, kebersamaan, dan ketangkasan mencincang bumbu!","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.bali-island.com\/id\/budaya\/menikmati-keseruan-lomba-ngelawar-di-bali-lebih-dari-sekadar-memasak-kuliner-khas\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Lomba Ngelawar Bali: Serunya Tradisi Kuliner dan Kebersamaan","og_description":"Intip keseruan Lomba Ngelawar di Bali, tradisi meracik kuliner khas yang kaya filosofi, kebersamaan, dan ketangkasan mencincang bumbu!","og_url":"https:\/\/www.bali-island.com\/id\/budaya\/menikmati-keseruan-lomba-ngelawar-di-bali-lebih-dari-sekadar-memasak-kuliner-khas\/","og_site_name":"Bali Island","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/people\/Bali-Island\/61575583076902\/","article_published_time":"2026-08-07T04:13:32+00:00","og_image":[{"width":2560,"height":1441,"url":"https:\/\/www.bali-island.com\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/20250622_101028-scaled.webp","type":"image\/webp"}],"author":"Admin","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Admin","Estimasi waktu membaca":"5 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.bali-island.com\/id\/budaya\/menikmati-keseruan-lomba-ngelawar-di-bali-lebih-dari-sekadar-memasak-kuliner-khas\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.bali-island.com\/id\/budaya\/menikmati-keseruan-lomba-ngelawar-di-bali-lebih-dari-sekadar-memasak-kuliner-khas\/"},"author":{"name":"Admin","@id":"https:\/\/www.bali-island.com\/id\/#\/schema\/person\/fa4ad517d8835db1504e3c7c3ddd02ab"},"headline":"Menikmati Keseruan Lomba Ngelawar di Bali, Lebih dari Sekadar Memasak Kuliner Khas","datePublished":"2026-08-07T04:13:32+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.bali-island.com\/id\/budaya\/menikmati-keseruan-lomba-ngelawar-di-bali-lebih-dari-sekadar-memasak-kuliner-khas\/"},"wordCount":861,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/www.bali-island.com\/id\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/www.bali-island.com\/id\/budaya\/menikmati-keseruan-lomba-ngelawar-di-bali-lebih-dari-sekadar-memasak-kuliner-khas\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.bali-island.com\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/20250622_101028-scaled.webp","articleSection":["Budaya"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/www.bali-island.com\/id\/budaya\/menikmati-keseruan-lomba-ngelawar-di-bali-lebih-dari-sekadar-memasak-kuliner-khas\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.bali-island.com\/id\/budaya\/menikmati-keseruan-lomba-ngelawar-di-bali-lebih-dari-sekadar-memasak-kuliner-khas\/","url":"https:\/\/www.bali-island.com\/id\/budaya\/menikmati-keseruan-lomba-ngelawar-di-bali-lebih-dari-sekadar-memasak-kuliner-khas\/","name":"Lomba Ngelawar Bali: Serunya Tradisi Kuliner dan Kebersamaan","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.bali-island.com\/id\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.bali-island.com\/id\/budaya\/menikmati-keseruan-lomba-ngelawar-di-bali-lebih-dari-sekadar-memasak-kuliner-khas\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.bali-island.com\/id\/budaya\/menikmati-keseruan-lomba-ngelawar-di-bali-lebih-dari-sekadar-memasak-kuliner-khas\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.bali-island.com\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/20250622_101028-scaled.webp","datePublished":"2026-08-07T04:13:32+00:00","description":"Intip keseruan Lomba Ngelawar di Bali, tradisi meracik kuliner khas yang kaya filosofi, kebersamaan, dan ketangkasan mencincang bumbu!","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.bali-island.com\/id\/budaya\/menikmati-keseruan-lomba-ngelawar-di-bali-lebih-dari-sekadar-memasak-kuliner-khas\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.bali-island.com\/id\/budaya\/menikmati-keseruan-lomba-ngelawar-di-bali-lebih-dari-sekadar-memasak-kuliner-khas\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.bali-island.com\/id\/budaya\/menikmati-keseruan-lomba-ngelawar-di-bali-lebih-dari-sekadar-memasak-kuliner-khas\/#primaryimage","url":"https:\/\/www.bali-island.com\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/20250622_101028-scaled.webp","contentUrl":"https:\/\/www.bali-island.com\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/20250622_101028-scaled.webp","width":2560,"height":1441,"caption":"Lomba Ngelawar Bali"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.bali-island.com\/id\/budaya\/menikmati-keseruan-lomba-ngelawar-di-bali-lebih-dari-sekadar-memasak-kuliner-khas\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.bali-island.com\/id\/bali-island-panduan-lengkap-menjelajah-bali-indonesia\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Menikmati Keseruan Lomba Ngelawar di Bali, Lebih dari Sekadar Memasak Kuliner Khas"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.bali-island.com\/id\/#website","url":"https:\/\/www.bali-island.com\/id\/","name":"Bali Island","description":"Explore the Beauty of the Island of the Gods","publisher":{"@id":"https:\/\/www.bali-island.com\/id\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.bali-island.com\/id\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/www.bali-island.com\/id\/#organization","name":"Pulau Bali","alternateName":"BI","url":"https:\/\/www.bali-island.com\/id\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.bali-island.com\/id\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/www.bali-island.com\/wp-content\/uploads\/2025\/04\/cropped-Untitled_design__13_-removebg-preview-1.png","contentUrl":"https:\/\/www.bali-island.com\/wp-content\/uploads\/2025\/04\/cropped-Untitled_design__13_-removebg-preview-1.png","width":512,"height":512,"caption":"Pulau Bali"},"image":{"@id":"https:\/\/www.bali-island.com\/id\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/people\/Bali-Island\/61575583076902\/"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.bali-island.com\/id\/#\/schema\/person\/fa4ad517d8835db1504e3c7c3ddd02ab","name":"Admin","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.bali-island.com\/id\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/www.bali-island.com\/wp-content\/litespeed\/avatar\/736da4bc12e223a28c23d17b545d8b2e.jpg?ver=1785583227","contentUrl":"https:\/\/www.bali-island.com\/wp-content\/litespeed\/avatar\/736da4bc12e223a28c23d17b545d8b2e.jpg?ver=1785583227","caption":"Admin"},"sameAs":["http:\/\/bali-island.com"]}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.bali-island.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12112","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.bali-island.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.bali-island.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.bali-island.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.bali-island.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=12112"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/www.bali-island.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12112\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":12148,"href":"https:\/\/www.bali-island.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12112\/revisions\/12148"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.bali-island.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/12136"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.bali-island.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=12112"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.bali-island.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=12112"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.bali-island.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=12112"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.bali-island.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/newstopic?post=12112"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}