{"id":7084,"date":"2026-04-06T21:10:25","date_gmt":"2026-04-06T13:10:25","guid":{"rendered":"https:\/\/www.bali-island.com\/?p=7084"},"modified":"2026-04-06T21:10:25","modified_gmt":"2026-04-06T13:10:25","slug":"larangan-dan-pantangan-saat-mengunjungi-pura-di-bali","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.bali-island.com\/id\/tips-liburan\/larangan-dan-pantangan-saat-mengunjungi-pura-di-bali\/","title":{"rendered":"Larangan dan Pantangan Saat Mengunjungi Pura di Bali"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Halo! Kalau ngomongin Bali, rasanya nggak lengkap ya kalau liburan ke Pulau Dewata tanpa mampir ke pura-puranya yang super estetik dan magis. Dari Pura Uluwatu yang punya <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">sunset<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> juara dengan tarian Kecaknya, Pura Tanah Lot yang ada di tengah laut, sampai Pura Lempuyang yang hits banget buat foto &#8220;Gerbang Surga&#8221;. Semuanya emang wajib banget masuk <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">itinerary<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> liburan kamu.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tapi, ada satu hal penting banget yang sering kali terlewat sama wisatawan, baik lokal maupun mancanegara. Pura di Bali itu bukan sekadar tempat wisata biasa atau museum sejarah. Pura adalah <\/span><b>tempat suci yang sangat aktif<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> digunakan oleh umat Hindu Bali untuk beribadah setiap harinya. Jadi, atmosfer religiusnya itu kental banget.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Karena ini tempat suci, otomatis ada aturan mainnya alias etika yang harus banget kita patuhi. Orang Bali itu sangat ramah dan terbuka (konsep <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Tat Twam Asi<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">), mereka senang banget pura mereka dikunjungi. Asalkan, kita sebagai tamu juga tahu diri dan menghargai adat istiadat setempat. Istilahnya, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Biar liburan kamu lancar, nggak ditegur sama <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Pecalang<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> (petugas keamanan adat Bali), dan pastinya tetep dapet <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">vibes<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> positifnya, yuk kita bahas tuntas apa aja sih larangan dan pantangan saat mengunjungi Pura di Bali. Bahasa kita santai aja ya, biar gampang dimengerti!<\/span><\/p>\n<p><b>Kenalan Dulu Sama Tiga Zona Pura (Tri Mandala)<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebelum masuk ke larangan, kamu perlu tahu sedikit nih soal arsitektur pura di Bali. Pura itu biasanya dibagi jadi tiga area atau halaman, yang disebut <\/span><b>Tri Mandala<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">:<\/span><\/p>\n<ol>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Nista Mandala (Area Luar):<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> Ini zona paling luar, biasanya tempat parkir, area persiapan, atau tempat kumpul sebelum acara dimulai. Di sini aturannya belum terlalu ketat.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Madya Mandala (Area Tengah):<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> Masuk ke sini, kamu udah harus mulai jaga sikap dan wajib pakai pakaian yang sopan (pakai kain). Biasanya di sini ada pendopo atau bale buat persiapan sembahyang.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Utama Mandala (Area Paling Suci\/Dalam):<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> Ini inti dari pura, tempat berdirinya <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">pelinggih<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> (tempat pemujaan Tuhan dan leluhur). Aturan di sini super ketat dan biasanya wisatawan umum cuma boleh lihat dari batas Madya Mandala, kecuali kamu mau ikut sembahyang atau ada upacara tertentu.<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Nah, sekarang setelah tahu zonanya, ini dia daftar larangan yang wajib kamu catat:<\/span><\/p>\n<h2><b>1. Dilarang Keras Masuk Bagi Wanita yang Sedang Datang Bulan (Haid)<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ini adalah aturan nomor satu dan yang paling mutlak. Dalam kepercayaan Hindu Bali, ada konsep yang namanya <\/span><b>Cuntaka<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> (masa tidak suci secara spiritual). Darah menstruasi dianggap sebagai salah satu bentuk <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">cuntaka<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bukan berarti wanita haid itu kotor secara fisik atau didiskriminasi ya, sama sekali bukan. Ini murni soal menjaga energi kesucian (spiritual) di area pura. Energi suci di dalam pura dipercaya bisa berbenturan dengan energi <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">cuntaka<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, yang dipercaya bisa membawa dampak kurang baik secara spiritual, baik untuk puranya sendiri maupun untuk fisik si wanita tersebut (seperti mendadak pusing atau lemas). Jadi, kalau kamu lagi dapet, mending tunda dulu ya masuk ke area pura. Foto-foto di area luar atau Nista Mandala biasanya masih aman, tapi tanya petugas dulu pastinya.<\/span><\/p>\n<h2><b>2. Dilarang Pakai Baju Terbuka dan Celana Pendek (Wajib Berpakaian Sopan)<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Masuk pura pakai <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">tank top<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, kemben, celana gemes, atau baju renang? Wah, siap-siap aja diadang di pintu masuk. Karena ini tempat ibadah, pakaian wajib tertutup dan sopan.<\/span><\/p>\n<p><b>Aturan Pakaian Wajib:<\/b><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Kamen (Kain Sarung):<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> Baik laki-laki maupun perempuan wajib memakai <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">kamen<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> yang menutupi kaki sampai ke mata kaki (atau minimal di bawah lutut). Kalau kamu nggak bawa, tenang aja, hampir semua pura wisata nyewain atau minjemin kain ini gratis di loket tiket.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Selendang (Senteng):<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> Ini juga wajib. Selendang diikatkan di pinggang. Maknanya keren lho: sebagai simbol mengikat niat buruk dan hawa nafsu agar tetap berada di bawah (perut ke bawah), sehingga pikiran kita tetap bersih saat masuk ke tempat suci.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Atasan Tertutup:<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> Usahakan pakai baju yang menutupi bahu. Kalau pakai <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">sleeveless<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, mending akalin pakai jaket atau kardigan selama di dalam pura.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h2><b>3. Dilarang Berbuat Mesra (No PDA &#8211; Public Display of Affection)<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Buat kamu yang lagi <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">honeymoon<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> atau liburan bareng pacar, tahan dulu ya hasrat buat pamer kemesraannya. Pegangan tangan mungkin masih bisa dimaklumi di area luar, tapi kalau udah peluk-pelukan mesra, apalagi sampai ciuman bibir di area pura, itu sangat dilarang dan dianggap menodai kesucian tempat tersebut. Pura adalah tempat memusatkan pikiran kepada Tuhan, bukan tempat pacaran.<\/span><\/p>\n<h2><b>4. Larangan Masuk Bagi yang Sedang Berduka (Keluarga Meninggal)<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Masih nyambung dengan konsep <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Cuntaka<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> di atas. Kalau kamu punya keluarga inti (orang tua, anak, saudara kandung) yang baru saja meninggal dunia, kamu juga dianggap sedang dalam masa <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">cuntaka<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">. Biasanya masa berduka ini punya rentang waktu tertentu sesuai adat sebelum orang tersebut dianggap &#8220;bersih&#8221; secara spiritual dan boleh masuk pura lagi. Jadi kalau kamu baru banget kehilangan anggota keluarga, ada baiknya menghindari masuk ke area utama pura untuk menghormati tradisi ini.<\/span><\/p>\n<h2><b>5. Dilarang Berbicara Kasar, Mengumpat, dan Bertengkar<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jaga lisan dan emosi! Kadang cuaca Bali panas banget, jalanan macet, dan pas sampai pura bawaannya pengen marah. Tapi ingat, tahan emosimu. Mengucapkan kata-kata kotor, makian, atau berantem mulut di dalam pura itu sangat pantang. Umat Hindu sangat menjaga keharmonisan dan energi positif di tempat suci. Kata-kata kasar diyakini bisa mencemari vibrasi positif di pura tersebut. Kalau emang lagi <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">bad mood<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, mending minum es kelapa dulu di luar sampai tenang, baru masuk.<\/span><\/p>\n<h2><b>6. Jangan Sembarangan Melangkahi atau Menginjak Canang Sari<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kamu pasti sering lihat kotak janur kecil berisi bunga warna-warni dan dupa di Bali. Itu namanya <\/span><b>Canang Sari<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">, salah satu bentuk persembahan umat Hindu. Di pura, sesajen ini ada di mana-mana: di tanah, di tangga, di patung.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tolong perhatikan langkah kakimu. Jangan sampai sengaja menginjak atau melangkahi canang tersebut. Kalau nggak sengaja keinjak gimana? Ya nggak apa-apa, namanya juga nggak sengaja. Cukup bilang &#8220;Maaf&#8221; dalam hati, dan lebih hati-hati lagi. Tapi kalau sengaja ditendang atau dilangkahi padahal udah lihat, itu sangat tidak sopan.<\/span><\/p>\n<h2><b>7. Aturan Posisi: Jangan Duduk atau Berdiri Lebih Tinggi dari Pemangku dan Pelinggih<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kalau kamu kebetulan lagi nontonin upacara keagamaan di pura, perhatikan posisimu berdiri atau duduk. Usahakan kepalamu tidak berada lebih tinggi dari <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Pemangku<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> (Pendeta Hindu) yang sedang memimpin upacara, atau dari orang-orang yang sedang duduk bersila\/bersimpuh untuk sembahyang. Jangan juga memanjat tembok pura, patung, atau <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">pelinggih<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> (bangunan suci) cuma demi dapet <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">angle<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> foto yang bagus. Itu sangat tidak pantas dan bisa bikin warga lokal tersinggung berat.<\/span><\/p>\n<h2><b>8. Etika Mengambil Foto dan Video<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Boleh nggak sih foto-foto di pura? Boleh banget! Tapi ada aturannya:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Jangan memotret dengan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">flash<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> yang menyilaukan ke arah orang yang sedang khusyuk sembahyang atau ke wajah Pendeta.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Jangan berdiri tepat di depan orang yang sedang berdoa hanya demi memotret arsitektur di belakangnya.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Dilarang keras berpose nyeleneh, seperti pose yoga dengan mengangkat kaki tinggi-tinggi di depan bangunan suci, atau pose menantang lainnya. Tetaplah berpose natural dan sopan.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h2><b>9. Aturan Khusus Membawa Bayi<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Di Bali, bayi yang pusarnya belum <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">puput<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> (belum lepas) atau kadang sebelum upacara <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Telu Bulanan<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> (105 hari), masih dianggap rentan secara spiritual dan secara adat belum diperkenankan masuk ke tempat-tempat suci tertentu. Aturan ini bisa berbeda-beda tiap desa adat, tapi kalau kamu bawa bayi yang masih sangat merah (baru lahir), sebaiknya bertanyalah dulu kepada penjaga pura apakah diperbolehkan masuk.<\/span><\/p>\n<h2><b>FAQ (Pertanyaan yang Sering Diajukan) Seputar Mengunjungi Pura<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Biar makin jelas, ini beberapa pertanyaan yang sering banget ditanyain sama wisatawan:<\/span><\/p>\n<p><b>Q: Kalau saya non-Hindu, boleh ikutan sembahyang di Pura nggak?<\/b> <span style=\"font-weight: 400;\"><br \/>\n<\/span><b>A:<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> Secara umum, umat Hindu Bali sangat terbuka. Kalau kamu memang punya niat tulus untuk berdoa kepada Tuhan (sesuai keyakinanmu) dan ikut merasakan kedamaian di sana, banyak pemangku yang memperbolehkan. Syaratnya, kamu harus ikut aturan pakaian secara penuh (pakai kamen, selendang, dan udeng untuk laki-laki), serta mengikuti tata krama duduk dan berdoa. Tapi kalau niatnya cuma buat konten pura-pura sembahyang, mending jangan ya!<\/span><\/p>\n<p><b>Q: Saya lagi haid tapi pengen banget lihat tari Kecak di Uluwatu, gimana dong?<\/b> <span style=\"font-weight: 400;\"><br \/>\n<\/span><b>A:<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> Tenang! Area pertunjukan tari Kecak di Pura Uluwatu itu terletak di sebelah luar dari area utama pura (<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Utama Mandala<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">). Tempat duduk penonton (amfiteater) itu area yang aman. Jadi wanita yang sedang haid tetap diperbolehkan masuk ke area teater untuk menonton tari Kecak, asalkan tidak masuk ke dalam gerbang puranya sendiri.<\/span><\/p>\n<p><b>Q: Kain (Kamen) yang disewakan di pura itu bersih nggak sih?<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"><br \/>\n<\/span><b>A:<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> Biasanya pengelola pura sangat menjaga kebersihan kain-kain tersebut dan rutin mencucinya. Tapi, di musim liburan puncak (high season), karena saking banyaknya pengunjung, kadang kainnya dipakai bergantian dengan cepat. Kalau kamu orangnya <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">picky<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> atau gampang risih, sangat disarankan buat beli kain Bali sendiri di pasar suci atau toko oleh-oleh sebelum tur. Harganya murah kok, mulai dari 30-50 ribuan aja dan bisa jadi kenang-kenangan!<\/span><\/p>\n<p><b>Q: Apakah ada larangan membawa makanan dan minuman ke dalam Pura?<\/b> <span style=\"font-weight: 400;\"><br \/>\n<\/span><b>A:<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> Sebaiknya jangan makan dan minum sambil berjalan-jalan di area suci (<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Utama Mandala<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">), apalagi buang sampah sembarangan. Kalau kamu bawa botol air minum di tas sih nggak masalah, tapi minumlah di area luar (<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Nista Mandala<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">) agar tidak mengganggu kesucian dan kebersihan area sembahyang.<\/span><\/p>\n<p><b>Q: Gimana kalau saya nggak sengaja ngelanggar aturan di atas?<\/b> <span style=\"font-weight: 400;\"><br \/>\n<\/span><b>A:<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> Orang Bali itu pemaaf dan memaklumi kalau wisatawan benar-benar tidak tahu (ketidaktahuan yang murni, bukan disengaja). Kalau kamu ditegur sama <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Pecalang<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> atau warga lokal, cukup minta maaf dengan tulus, senyum, dan ikuti arahan mereka (misalnya disuruh mundur atau mengganti pakaian). Jangan malah marah balik atau berdebat ya.<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Halo! Kalau ngomongin Bali, rasanya nggak lengkap ya&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":7087,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[65],"tags":[],"newstopic":[],"class_list":["post-7084","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-tips-liburan"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v25.8 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Larangan dan Pantangan Saat Mengunjungi Pura di Bali<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Jangan sampai salah sikap! Baca daftar larangan, pantangan, dan etika masuk pura di Bali untuk wisataman yang berkunjung.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.bali-island.com\/id\/tips-liburan\/larangan-dan-pantangan-saat-mengunjungi-pura-di-bali\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Larangan dan Pantangan Saat Mengunjungi Pura di Bali\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Jangan sampai salah sikap! Baca daftar larangan, pantangan, dan etika masuk pura di Bali untuk wisataman yang berkunjung.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.bali-island.com\/id\/tips-liburan\/larangan-dan-pantangan-saat-mengunjungi-pura-di-bali\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Bali Island\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/people\/Bali-Island\/61575583076902\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-04-06T13:10:25+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.bali-island.com\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/rulesaturan-pura.webp\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1280\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"720\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/webp\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Admin\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Admin\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"7 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/www.bali-island.com\/id\/tips-liburan\/larangan-dan-pantangan-saat-mengunjungi-pura-di-bali\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.bali-island.com\/id\/tips-liburan\/larangan-dan-pantangan-saat-mengunjungi-pura-di-bali\/\"},\"author\":{\"name\":\"Admin\",\"@id\":\"https:\/\/www.bali-island.com\/id\/#\/schema\/person\/fa4ad517d8835db1504e3c7c3ddd02ab\"},\"headline\":\"Larangan dan Pantangan Saat Mengunjungi Pura di Bali\",\"datePublished\":\"2026-04-06T13:10:25+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.bali-island.com\/id\/tips-liburan\/larangan-dan-pantangan-saat-mengunjungi-pura-di-bali\/\"},\"wordCount\":1494,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.bali-island.com\/id\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.bali-island.com\/id\/tips-liburan\/larangan-dan-pantangan-saat-mengunjungi-pura-di-bali\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/www.bali-island.com\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/rulesaturan-pura.webp\",\"articleSection\":[\"Tips Liburan\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/www.bali-island.com\/id\/tips-liburan\/larangan-dan-pantangan-saat-mengunjungi-pura-di-bali\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.bali-island.com\/id\/tips-liburan\/larangan-dan-pantangan-saat-mengunjungi-pura-di-bali\/\",\"url\":\"https:\/\/www.bali-island.com\/id\/tips-liburan\/larangan-dan-pantangan-saat-mengunjungi-pura-di-bali\/\",\"name\":\"Larangan dan Pantangan Saat Mengunjungi Pura di Bali\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.bali-island.com\/id\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.bali-island.com\/id\/tips-liburan\/larangan-dan-pantangan-saat-mengunjungi-pura-di-bali\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.bali-island.com\/id\/tips-liburan\/larangan-dan-pantangan-saat-mengunjungi-pura-di-bali\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/www.bali-island.com\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/rulesaturan-pura.webp\",\"datePublished\":\"2026-04-06T13:10:25+00:00\",\"description\":\"Jangan sampai salah sikap! Baca daftar larangan, pantangan, dan etika masuk pura di Bali untuk wisataman yang berkunjung.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.bali-island.com\/id\/tips-liburan\/larangan-dan-pantangan-saat-mengunjungi-pura-di-bali\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.bali-island.com\/id\/tips-liburan\/larangan-dan-pantangan-saat-mengunjungi-pura-di-bali\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/www.bali-island.com\/id\/tips-liburan\/larangan-dan-pantangan-saat-mengunjungi-pura-di-bali\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/www.bali-island.com\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/rulesaturan-pura.webp\",\"contentUrl\":\"https:\/\/www.bali-island.com\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/rulesaturan-pura.webp\",\"width\":1280,\"height\":720,\"caption\":\"rules\/aturan pura\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.bali-island.com\/id\/tips-liburan\/larangan-dan-pantangan-saat-mengunjungi-pura-di-bali\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/www.bali-island.com\/id\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Larangan dan Pantangan Saat Mengunjungi Pura di Bali\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.bali-island.com\/id\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.bali-island.com\/id\/\",\"name\":\"Bali Island\",\"description\":\"Explore the Beauty of the Island of the Gods\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.bali-island.com\/id\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.bali-island.com\/id\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/www.bali-island.com\/id\/#organization\",\"name\":\"Pulau Bali\",\"url\":\"https:\/\/www.bali-island.com\/id\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/www.bali-island.com\/id\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/www.bali-island.com\/wp-content\/uploads\/2025\/04\/cropped-Untitled_design__13_-removebg-preview-1.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/www.bali-island.com\/wp-content\/uploads\/2025\/04\/cropped-Untitled_design__13_-removebg-preview-1.png\",\"width\":512,\"height\":512,\"caption\":\"Pulau Bali\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.bali-island.com\/id\/#\/schema\/logo\/image\/\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/www.facebook.com\/people\/Bali-Island\/61575583076902\/\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.bali-island.com\/id\/#\/schema\/person\/fa4ad517d8835db1504e3c7c3ddd02ab\",\"name\":\"Admin\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/www.bali-island.com\/id\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/www.bali-island.com\/wp-content\/litespeed\/avatar\/736da4bc12e223a28c23d17b545d8b2e.jpg?ver=1775299560\",\"contentUrl\":\"https:\/\/www.bali-island.com\/wp-content\/litespeed\/avatar\/736da4bc12e223a28c23d17b545d8b2e.jpg?ver=1775299560\",\"caption\":\"Admin\"},\"sameAs\":[\"http:\/\/bali-island.com\"]}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Larangan dan Pantangan Saat Mengunjungi Pura di Bali","description":"Jangan sampai salah sikap! Baca daftar larangan, pantangan, dan etika masuk pura di Bali untuk wisataman yang berkunjung.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.bali-island.com\/id\/tips-liburan\/larangan-dan-pantangan-saat-mengunjungi-pura-di-bali\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Larangan dan Pantangan Saat Mengunjungi Pura di Bali","og_description":"Jangan sampai salah sikap! Baca daftar larangan, pantangan, dan etika masuk pura di Bali untuk wisataman yang berkunjung.","og_url":"https:\/\/www.bali-island.com\/id\/tips-liburan\/larangan-dan-pantangan-saat-mengunjungi-pura-di-bali\/","og_site_name":"Bali Island","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/people\/Bali-Island\/61575583076902\/","article_published_time":"2026-04-06T13:10:25+00:00","og_image":[{"width":1280,"height":720,"url":"https:\/\/www.bali-island.com\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/rulesaturan-pura.webp","type":"image\/webp"}],"author":"Admin","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Admin","Estimasi waktu membaca":"7 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.bali-island.com\/id\/tips-liburan\/larangan-dan-pantangan-saat-mengunjungi-pura-di-bali\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.bali-island.com\/id\/tips-liburan\/larangan-dan-pantangan-saat-mengunjungi-pura-di-bali\/"},"author":{"name":"Admin","@id":"https:\/\/www.bali-island.com\/id\/#\/schema\/person\/fa4ad517d8835db1504e3c7c3ddd02ab"},"headline":"Larangan dan Pantangan Saat Mengunjungi Pura di Bali","datePublished":"2026-04-06T13:10:25+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.bali-island.com\/id\/tips-liburan\/larangan-dan-pantangan-saat-mengunjungi-pura-di-bali\/"},"wordCount":1494,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/www.bali-island.com\/id\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/www.bali-island.com\/id\/tips-liburan\/larangan-dan-pantangan-saat-mengunjungi-pura-di-bali\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.bali-island.com\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/rulesaturan-pura.webp","articleSection":["Tips Liburan"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/www.bali-island.com\/id\/tips-liburan\/larangan-dan-pantangan-saat-mengunjungi-pura-di-bali\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.bali-island.com\/id\/tips-liburan\/larangan-dan-pantangan-saat-mengunjungi-pura-di-bali\/","url":"https:\/\/www.bali-island.com\/id\/tips-liburan\/larangan-dan-pantangan-saat-mengunjungi-pura-di-bali\/","name":"Larangan dan Pantangan Saat Mengunjungi Pura di Bali","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.bali-island.com\/id\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.bali-island.com\/id\/tips-liburan\/larangan-dan-pantangan-saat-mengunjungi-pura-di-bali\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.bali-island.com\/id\/tips-liburan\/larangan-dan-pantangan-saat-mengunjungi-pura-di-bali\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.bali-island.com\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/rulesaturan-pura.webp","datePublished":"2026-04-06T13:10:25+00:00","description":"Jangan sampai salah sikap! Baca daftar larangan, pantangan, dan etika masuk pura di Bali untuk wisataman yang berkunjung.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.bali-island.com\/id\/tips-liburan\/larangan-dan-pantangan-saat-mengunjungi-pura-di-bali\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.bali-island.com\/id\/tips-liburan\/larangan-dan-pantangan-saat-mengunjungi-pura-di-bali\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.bali-island.com\/id\/tips-liburan\/larangan-dan-pantangan-saat-mengunjungi-pura-di-bali\/#primaryimage","url":"https:\/\/www.bali-island.com\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/rulesaturan-pura.webp","contentUrl":"https:\/\/www.bali-island.com\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/rulesaturan-pura.webp","width":1280,"height":720,"caption":"rules\/aturan pura"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.bali-island.com\/id\/tips-liburan\/larangan-dan-pantangan-saat-mengunjungi-pura-di-bali\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.bali-island.com\/id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Larangan dan Pantangan Saat Mengunjungi Pura di Bali"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.bali-island.com\/id\/#website","url":"https:\/\/www.bali-island.com\/id\/","name":"Bali Island","description":"Explore the Beauty of the Island of the Gods","publisher":{"@id":"https:\/\/www.bali-island.com\/id\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.bali-island.com\/id\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/www.bali-island.com\/id\/#organization","name":"Pulau Bali","url":"https:\/\/www.bali-island.com\/id\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.bali-island.com\/id\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/www.bali-island.com\/wp-content\/uploads\/2025\/04\/cropped-Untitled_design__13_-removebg-preview-1.png","contentUrl":"https:\/\/www.bali-island.com\/wp-content\/uploads\/2025\/04\/cropped-Untitled_design__13_-removebg-preview-1.png","width":512,"height":512,"caption":"Pulau Bali"},"image":{"@id":"https:\/\/www.bali-island.com\/id\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/people\/Bali-Island\/61575583076902\/"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.bali-island.com\/id\/#\/schema\/person\/fa4ad517d8835db1504e3c7c3ddd02ab","name":"Admin","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.bali-island.com\/id\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/www.bali-island.com\/wp-content\/litespeed\/avatar\/736da4bc12e223a28c23d17b545d8b2e.jpg?ver=1775299560","contentUrl":"https:\/\/www.bali-island.com\/wp-content\/litespeed\/avatar\/736da4bc12e223a28c23d17b545d8b2e.jpg?ver=1775299560","caption":"Admin"},"sameAs":["http:\/\/bali-island.com"]}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.bali-island.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7084","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.bali-island.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.bali-island.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.bali-island.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.bali-island.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=7084"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/www.bali-island.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7084\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":7118,"href":"https:\/\/www.bali-island.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7084\/revisions\/7118"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.bali-island.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/7087"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.bali-island.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=7084"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.bali-island.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=7084"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.bali-island.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=7084"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.bali-island.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/newstopic?post=7084"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}