{"id":7325,"date":"2026-04-19T10:52:06","date_gmt":"2026-04-19T02:52:06","guid":{"rendered":"https:\/\/www.bali-island.com\/?p=7325"},"modified":"2026-04-19T10:52:06","modified_gmt":"2026-04-19T02:52:06","slug":"rahasia-di-balik-terang-bulan-dan-gelap-gulita-mengenal-purnama-dan-tilem-di-bali","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.bali-island.com\/id\/budaya\/rahasia-di-balik-terang-bulan-dan-gelap-gulita-mengenal-purnama-dan-tilem-di-bali\/","title":{"rendered":"Rahasia di Balik Terang Bulan dan Gelap Gulita: Mengenal Purnama dan Tilem di Bali"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kalau kamu pernah jalan-jalan ke Bali atau punya teman orang Bali, kamu pasti sering banget dengar kata Purnama dan Tilem. Dua hari ini memang sangat spesial buat masyarakat Hindu di Pulau Dewata. Bayangkan saja, setiap bulan pasti ada hari di mana pura-pura akan penuh dengan orang yang sembahyang. Jalanan akan dipenuhi oleh warga lokal yang memakai pakaian adat yang indah. Para wanita menjunjung banten atau sesajen di kepala mereka, dan aroma dupa akan tercium di mana-mana.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tapi, sebenarnya apa sih Hari Purnama dan Tilem itu? Mengapa hari-hari tersebut dirayakan dengan sangat meriah dan sakral oleh masyarakat Hindu Bali? Yuk, kita bahas sama-sama supaya kamu makin paham dengan budaya Bali yang unik ini.<\/span><\/p>\n<h2><b>Apa Itu Hari Purnama?<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sesuai dengan namanya, Hari Purnama adalah hari di mana bulan sedang terang benderang alias saat bulan purnama penuh. Dalam sistem kalender Bali, hari ini jatuh setiap 15 hari sekali di paruh terang bulan, atau yang sering disebut dengan istilah Sukla Paksa. Saat Purnama tiba, masyarakat Bali percaya bahwa Sang Hyang Chandra atau dewa bulan sedang melakukan yoga. Cahaya terang dari bulan purnama ini diyakini sebagai bentuk pancaran berkah, karunia, dan juga penyucian bagi seluruh makhluk hidup yang ada di bumi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pada malam Purnama, suasana di Bali biasanya jadi jauh lebih magis dan menenangkan. Pura-pura besar sampai merajan atau tempat suci di rumah-rumah warga akan diterangi oleh lampu dan lampion. Masyarakat akan berbondong-bondong datang ke pura untuk memanjatkan doa, meminta keselamatan, dan memohon agar pikiran mereka selalu diterangi oleh hal-hal yang baik. Mereka sangat percaya bahwa saat bulan sedang bersinar penuh, energi positif alam semesta sedang berada di puncaknya. Makanya, banyak orang yang merasa lebih tenang dan damai saat melakukan persembahyangan di hari Purnama. Selain itu, banyak juga pura yang merayakan piodalan atau hari ulang tahun pura bertepatan dengan hari Purnama, sehingga suasananya jadi jauh lebih ramai dan meriah dari hari biasa.<\/span><\/p>\n<h2><b>Apa Itu Hari Tilem?<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kalau Purnama adalah hari saat bulan terang benderang, maka Tilem adalah kebalikannya. Hari Tilem jatuh pada saat bulan mati atau bulan baru, di mana langit malam akan terlihat sangat gelap tanpa ada cahaya bulan sama sekali. Dalam kalender Bali, Tilem ini jatuh pada paruh gelap yang disebut dengan istilah Kresna Paksa. Meskipun suasananya sangat gelap, bukan berarti hari Tilem ini punya makna yang buruk atau menyeramkan buat orang Bali. Justru, Tilem memiliki makna spiritual yang sangat dalam dan sama pentingnya dengan hari Purnama.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saat perayaan Tilem, masyarakat Hindu Bali memuja Sang Hyang Surya atau dewa matahari. Loh, kenapa memuja dewa matahari padahal malamnya gelap gulita? Masyarakat Hindu Bali percaya bahwa saat bulan mati, dewa matahari sedang melakukan pembersihan dan peleburan segala macam kekotoran alam semesta, termasuk juga kekotoran yang ada di dalam diri manusia. Hari Tilem adalah momen yang sangat tepat untuk melakukan instropeksi diri, menyucikan jiwa dari hal-hal negatif, dan melebur dosa-dosa yang pernah kita perbuat. Kegelapan di hari Tilem mengajarkan manusia untuk merenung dan mencari cahaya kebenaran di dalam diri mereka sendiri. Jadi, sembahyang saat Tilem pada dasarnya bertujuan untuk memohon perlindungan agar kita dijauhkan dari kegelapan pikiran, kebodohan, dan sifat-sifat buruk lainnya.<\/span><\/p>\n<h2><b>Mengapa Keduanya Sangat Penting bagi Orang Bali?<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Masyarakat Bali hidup dengan sebuah filosofi kuno yang sangat indah bernama Rwa Bhineda. Rwa Bhineda ini artinya adalah dua hal yang saling berlawanan tetapi tidak bisa dipisahkan satu sama lain, seperti baik dan buruk, siang dan malam, laki-laki dan perempuan, serta terang dan gelap. Nah, perayaan Purnama dan Tilem adalah perwujudan nyata dari filosofi Rwa Bhineda ini di dalam dimensi waktu. Keduanya melambangkan keseimbangan alam semesta yang mutlak diperlukan agar kehidupan berjalan dengan baik.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Purnama mewakili energi penciptaan, cahaya, kedamaian, dan kemakmuran. Sementara itu, Tilem mewakili proses peleburan, pembersihan, dan siklus kembali ke titik nol. Bagi orang Bali, hidup ini harus selalu seimbang. Kita tidak bisa terus-terusan berada di atas, dan kita juga tidak akan selalu berada di bawah. Oleh karena itu, merayakan Purnama dan Tilem sama halnya dengan menjaga keseimbangan antara alam mikrokosmos atau diri kita sendiri, dan alam makrokosmos atau alam semesta di luar kita. Kalau keseimbangan ini dijaga dengan baik melalui doa dan persembahan, maka kedamaian dan keharmonisan hidup akan selalu menyertai setiap langkah manusia.<\/span><\/p>\n<h2><b>Rangkaian Upacara dan Persiapan<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Persiapan untuk menyambut hari raya Purnama dan Tilem biasanya sudah mulai terasa dari sehari atau dua hari sebelumnya. Para ibu dan perempuan di Bali akan sibuk membuat canang sari dan berbagai macam banten di rumah. Canang sari ini dibuat dari potongan janur, bunga-bunga segar yang cantik dengan warna yang berbeda-beda, irisan daun pandan yang harum, dan juga porosan. Semua bahan alami ini ditata dengan sangat teliti dan rapi karena canang adalah bentuk persembahan dan rasa syukur yang paling tulus kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa atau Tuhan Yang Maha Esa.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pada hari H, kegiatan sembahyang dimulai dari lingkungan yang paling kecil terlebih dahulu, yaitu di rumah. Keluarga akan berkumpul dan sembahyang bersama di pelinggih atau tempat suci yang ada di pekarangan rumah tangga mereka. Setelah urusan sembahyang di rumah selesai, barulah mereka akan pergi ke pura desa atau pura puseh yang ada di wilayah desa adat masing-masing. Saat pergi ke pura, orang-orang akan memakai pakaian adat Bali yang sangat rapi. Laki-laki memakai udeng di kepala, kemeja putih, dan kain kamen. Sedangkan para perempuan biasanya memakai kebaya yang indah, selendang yang diikat pas di pinggang, dan juga kamen. Suasana di dalam pura sangat tenang meskipun dipenuhi banyak orang. Suara denting genta dari pemangku atau pendeta, lantunan kidung suci yang dinyanyikan bersama, dan kepulan asap dupa yang wangi membuat momen sembahyang terasa sangat sakral dan sukses menenangkan hati siapa saja yang hadir.<\/span><\/p>\n<h2><b>Makna Spiritual: Belajar dari Alam<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Hari Purnama dan Tilem sebenarnya mengajarkan kita banyak hal yang sangat berharga dalam menjalani kehidupan sehari-hari. Kita selalu diajak untuk sadar bahwa hidup ini adalah sebuah siklus yang terus berputar tanpa henti. Kadang kita berada dalam masa-masa yang terang benderang seperti Purnama, di mana semuanya terasa lancar, menyenangkan, dan penuh dengan kebahagiaan yang melimpah. Namun, ada kalanya kita juga harus melewati masa-masa yang gelap gulita seperti Tilem, di mana kita mungkin merasa sedih, bingung, gagal, atau harus menghadapi banyak ujian dan cobaan yang berat.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Melalui perayaan rutin Purnama dan Tilem, masyarakat Bali mengingatkan kita untuk selalu bersyukur dan tidak sombong saat sedang merasa bahagia, serta tetap kuat, sabar, dan tidak putus asa saat sedang dalam kesusahan. Saat keadaan sedang gelap, kita diajak untuk melihat lebih dalam ke dalam diri sendiri, melakukan evaluasi, dan membersihkan hati dari dendam atau amarah. Saat keadaan sedang terang, kita diajak untuk membagikan cahaya kebahagiaan itu kepada orang lain yang membutuhkan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Begitulah indahnya tradisi dan budaya di Bali. Hari Purnama dan Tilem tidak hanya sekadar ritual keagamaan yang rutin dilakukan setiap bulan, tetapi juga membawa pesan-pesan kehidupan yang sangat dalam. Jadi, kalau nanti kamu punya kesempatan liburan ke Bali dan kebetulan waktunya bertepatan dengan perayaan hari Purnama atau Tilem, coba deh ikut merasakan suasana magisnya secara langsung. Kamu bisa melihat prosesi upacaranya dari dekat, dan kamu pasti akan mendapatkan pengalaman budaya serta spiritual yang luar biasa dan tidak akan pernah kamu lupakan.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kalau kamu pernah jalan-jalan ke Bali atau punya&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":7327,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[62],"tags":[],"newstopic":[],"class_list":["post-7325","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-budaya"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v25.8 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Mengenal Hari Purnama dan Hari Tilem di Bali<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Sering dengar kata Purnama dan Tilem saat di Bali? Yuk cari tahu makna spiritual, dan indahnya tradisi masyarakat Hindu Bali yang unik ini.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.bali-island.com\/id\/budaya\/rahasia-di-balik-terang-bulan-dan-gelap-gulita-mengenal-purnama-dan-tilem-di-bali\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Mengenal Hari Purnama dan Hari Tilem di Bali\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Sering dengar kata Purnama dan Tilem saat di Bali? Yuk cari tahu makna spiritual, dan indahnya tradisi masyarakat Hindu Bali yang unik ini.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.bali-island.com\/id\/budaya\/rahasia-di-balik-terang-bulan-dan-gelap-gulita-mengenal-purnama-dan-tilem-di-bali\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Bali Island\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/people\/Bali-Island\/61575583076902\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-04-19T02:52:06+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.bali-island.com\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/Purnama-Tilem-Bali.webp\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1280\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"720\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/webp\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Admin\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Admin\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"6 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/www.bali-island.com\/id\/budaya\/rahasia-di-balik-terang-bulan-dan-gelap-gulita-mengenal-purnama-dan-tilem-di-bali\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.bali-island.com\/id\/budaya\/rahasia-di-balik-terang-bulan-dan-gelap-gulita-mengenal-purnama-dan-tilem-di-bali\/\"},\"author\":{\"name\":\"Admin\",\"@id\":\"https:\/\/www.bali-island.com\/id\/#\/schema\/person\/fa4ad517d8835db1504e3c7c3ddd02ab\"},\"headline\":\"Rahasia di Balik Terang Bulan dan Gelap Gulita: Mengenal Purnama dan Tilem di Bali\",\"datePublished\":\"2026-04-19T02:52:06+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.bali-island.com\/id\/budaya\/rahasia-di-balik-terang-bulan-dan-gelap-gulita-mengenal-purnama-dan-tilem-di-bali\/\"},\"wordCount\":1170,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.bali-island.com\/id\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.bali-island.com\/id\/budaya\/rahasia-di-balik-terang-bulan-dan-gelap-gulita-mengenal-purnama-dan-tilem-di-bali\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/www.bali-island.com\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/Purnama-Tilem-Bali.webp\",\"articleSection\":[\"Budaya\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/www.bali-island.com\/id\/budaya\/rahasia-di-balik-terang-bulan-dan-gelap-gulita-mengenal-purnama-dan-tilem-di-bali\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.bali-island.com\/id\/budaya\/rahasia-di-balik-terang-bulan-dan-gelap-gulita-mengenal-purnama-dan-tilem-di-bali\/\",\"url\":\"https:\/\/www.bali-island.com\/id\/budaya\/rahasia-di-balik-terang-bulan-dan-gelap-gulita-mengenal-purnama-dan-tilem-di-bali\/\",\"name\":\"Mengenal Hari Purnama dan Hari Tilem di Bali\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.bali-island.com\/id\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.bali-island.com\/id\/budaya\/rahasia-di-balik-terang-bulan-dan-gelap-gulita-mengenal-purnama-dan-tilem-di-bali\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.bali-island.com\/id\/budaya\/rahasia-di-balik-terang-bulan-dan-gelap-gulita-mengenal-purnama-dan-tilem-di-bali\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/www.bali-island.com\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/Purnama-Tilem-Bali.webp\",\"datePublished\":\"2026-04-19T02:52:06+00:00\",\"description\":\"Sering dengar kata Purnama dan Tilem saat di Bali? Yuk cari tahu makna spiritual, dan indahnya tradisi masyarakat Hindu Bali yang unik ini.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.bali-island.com\/id\/budaya\/rahasia-di-balik-terang-bulan-dan-gelap-gulita-mengenal-purnama-dan-tilem-di-bali\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.bali-island.com\/id\/budaya\/rahasia-di-balik-terang-bulan-dan-gelap-gulita-mengenal-purnama-dan-tilem-di-bali\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/www.bali-island.com\/id\/budaya\/rahasia-di-balik-terang-bulan-dan-gelap-gulita-mengenal-purnama-dan-tilem-di-bali\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/www.bali-island.com\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/Purnama-Tilem-Bali.webp\",\"contentUrl\":\"https:\/\/www.bali-island.com\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/Purnama-Tilem-Bali.webp\",\"width\":1280,\"height\":720,\"caption\":\"Purnama & Tilem Bali\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.bali-island.com\/id\/budaya\/rahasia-di-balik-terang-bulan-dan-gelap-gulita-mengenal-purnama-dan-tilem-di-bali\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/www.bali-island.com\/id\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Rahasia di Balik Terang Bulan dan Gelap Gulita: Mengenal Purnama dan Tilem di Bali\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.bali-island.com\/id\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.bali-island.com\/id\/\",\"name\":\"Bali Island\",\"description\":\"Explore the Beauty of the Island of the Gods\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.bali-island.com\/id\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.bali-island.com\/id\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/www.bali-island.com\/id\/#organization\",\"name\":\"Pulau Bali\",\"url\":\"https:\/\/www.bali-island.com\/id\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/www.bali-island.com\/id\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/www.bali-island.com\/wp-content\/uploads\/2025\/04\/cropped-Untitled_design__13_-removebg-preview-1.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/www.bali-island.com\/wp-content\/uploads\/2025\/04\/cropped-Untitled_design__13_-removebg-preview-1.png\",\"width\":512,\"height\":512,\"caption\":\"Pulau Bali\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.bali-island.com\/id\/#\/schema\/logo\/image\/\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/www.facebook.com\/people\/Bali-Island\/61575583076902\/\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.bali-island.com\/id\/#\/schema\/person\/fa4ad517d8835db1504e3c7c3ddd02ab\",\"name\":\"Admin\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/www.bali-island.com\/id\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/www.bali-island.com\/wp-content\/litespeed\/avatar\/736da4bc12e223a28c23d17b545d8b2e.jpg?ver=1776509322\",\"contentUrl\":\"https:\/\/www.bali-island.com\/wp-content\/litespeed\/avatar\/736da4bc12e223a28c23d17b545d8b2e.jpg?ver=1776509322\",\"caption\":\"Admin\"},\"sameAs\":[\"http:\/\/bali-island.com\"]}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Mengenal Hari Purnama dan Hari Tilem di Bali","description":"Sering dengar kata Purnama dan Tilem saat di Bali? Yuk cari tahu makna spiritual, dan indahnya tradisi masyarakat Hindu Bali yang unik ini.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.bali-island.com\/id\/budaya\/rahasia-di-balik-terang-bulan-dan-gelap-gulita-mengenal-purnama-dan-tilem-di-bali\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Mengenal Hari Purnama dan Hari Tilem di Bali","og_description":"Sering dengar kata Purnama dan Tilem saat di Bali? Yuk cari tahu makna spiritual, dan indahnya tradisi masyarakat Hindu Bali yang unik ini.","og_url":"https:\/\/www.bali-island.com\/id\/budaya\/rahasia-di-balik-terang-bulan-dan-gelap-gulita-mengenal-purnama-dan-tilem-di-bali\/","og_site_name":"Bali Island","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/people\/Bali-Island\/61575583076902\/","article_published_time":"2026-04-19T02:52:06+00:00","og_image":[{"width":1280,"height":720,"url":"https:\/\/www.bali-island.com\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/Purnama-Tilem-Bali.webp","type":"image\/webp"}],"author":"Admin","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Admin","Estimasi waktu membaca":"6 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.bali-island.com\/id\/budaya\/rahasia-di-balik-terang-bulan-dan-gelap-gulita-mengenal-purnama-dan-tilem-di-bali\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.bali-island.com\/id\/budaya\/rahasia-di-balik-terang-bulan-dan-gelap-gulita-mengenal-purnama-dan-tilem-di-bali\/"},"author":{"name":"Admin","@id":"https:\/\/www.bali-island.com\/id\/#\/schema\/person\/fa4ad517d8835db1504e3c7c3ddd02ab"},"headline":"Rahasia di Balik Terang Bulan dan Gelap Gulita: Mengenal Purnama dan Tilem di Bali","datePublished":"2026-04-19T02:52:06+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.bali-island.com\/id\/budaya\/rahasia-di-balik-terang-bulan-dan-gelap-gulita-mengenal-purnama-dan-tilem-di-bali\/"},"wordCount":1170,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/www.bali-island.com\/id\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/www.bali-island.com\/id\/budaya\/rahasia-di-balik-terang-bulan-dan-gelap-gulita-mengenal-purnama-dan-tilem-di-bali\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.bali-island.com\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/Purnama-Tilem-Bali.webp","articleSection":["Budaya"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/www.bali-island.com\/id\/budaya\/rahasia-di-balik-terang-bulan-dan-gelap-gulita-mengenal-purnama-dan-tilem-di-bali\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.bali-island.com\/id\/budaya\/rahasia-di-balik-terang-bulan-dan-gelap-gulita-mengenal-purnama-dan-tilem-di-bali\/","url":"https:\/\/www.bali-island.com\/id\/budaya\/rahasia-di-balik-terang-bulan-dan-gelap-gulita-mengenal-purnama-dan-tilem-di-bali\/","name":"Mengenal Hari Purnama dan Hari Tilem di Bali","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.bali-island.com\/id\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.bali-island.com\/id\/budaya\/rahasia-di-balik-terang-bulan-dan-gelap-gulita-mengenal-purnama-dan-tilem-di-bali\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.bali-island.com\/id\/budaya\/rahasia-di-balik-terang-bulan-dan-gelap-gulita-mengenal-purnama-dan-tilem-di-bali\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.bali-island.com\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/Purnama-Tilem-Bali.webp","datePublished":"2026-04-19T02:52:06+00:00","description":"Sering dengar kata Purnama dan Tilem saat di Bali? Yuk cari tahu makna spiritual, dan indahnya tradisi masyarakat Hindu Bali yang unik ini.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.bali-island.com\/id\/budaya\/rahasia-di-balik-terang-bulan-dan-gelap-gulita-mengenal-purnama-dan-tilem-di-bali\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.bali-island.com\/id\/budaya\/rahasia-di-balik-terang-bulan-dan-gelap-gulita-mengenal-purnama-dan-tilem-di-bali\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.bali-island.com\/id\/budaya\/rahasia-di-balik-terang-bulan-dan-gelap-gulita-mengenal-purnama-dan-tilem-di-bali\/#primaryimage","url":"https:\/\/www.bali-island.com\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/Purnama-Tilem-Bali.webp","contentUrl":"https:\/\/www.bali-island.com\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/Purnama-Tilem-Bali.webp","width":1280,"height":720,"caption":"Purnama & Tilem Bali"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.bali-island.com\/id\/budaya\/rahasia-di-balik-terang-bulan-dan-gelap-gulita-mengenal-purnama-dan-tilem-di-bali\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.bali-island.com\/id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Rahasia di Balik Terang Bulan dan Gelap Gulita: Mengenal Purnama dan Tilem di Bali"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.bali-island.com\/id\/#website","url":"https:\/\/www.bali-island.com\/id\/","name":"Bali Island","description":"Explore the Beauty of the Island of the Gods","publisher":{"@id":"https:\/\/www.bali-island.com\/id\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.bali-island.com\/id\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/www.bali-island.com\/id\/#organization","name":"Pulau Bali","url":"https:\/\/www.bali-island.com\/id\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.bali-island.com\/id\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/www.bali-island.com\/wp-content\/uploads\/2025\/04\/cropped-Untitled_design__13_-removebg-preview-1.png","contentUrl":"https:\/\/www.bali-island.com\/wp-content\/uploads\/2025\/04\/cropped-Untitled_design__13_-removebg-preview-1.png","width":512,"height":512,"caption":"Pulau Bali"},"image":{"@id":"https:\/\/www.bali-island.com\/id\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/people\/Bali-Island\/61575583076902\/"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.bali-island.com\/id\/#\/schema\/person\/fa4ad517d8835db1504e3c7c3ddd02ab","name":"Admin","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.bali-island.com\/id\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/www.bali-island.com\/wp-content\/litespeed\/avatar\/736da4bc12e223a28c23d17b545d8b2e.jpg?ver=1776509322","contentUrl":"https:\/\/www.bali-island.com\/wp-content\/litespeed\/avatar\/736da4bc12e223a28c23d17b545d8b2e.jpg?ver=1776509322","caption":"Admin"},"sameAs":["http:\/\/bali-island.com"]}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.bali-island.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7325","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.bali-island.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.bali-island.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.bali-island.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.bali-island.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=7325"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.bali-island.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7325\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":7326,"href":"https:\/\/www.bali-island.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7325\/revisions\/7326"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.bali-island.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/7327"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.bali-island.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=7325"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.bali-island.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=7325"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.bali-island.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=7325"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.bali-island.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/newstopic?post=7325"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}