{"id":8926,"date":"2026-07-05T10:09:19","date_gmt":"2026-07-05T02:09:19","guid":{"rendered":"https:\/\/www.bali-island.com\/?p=8926"},"modified":"2026-07-05T10:09:19","modified_gmt":"2026-07-05T02:09:19","slug":"filosofi-rumah-adat-bali-dan-struktur-bangunannya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.bali-island.com\/id\/budaya\/filosofi-rumah-adat-bali-dan-struktur-bangunannya\/","title":{"rendered":"Filosofi Rumah Adat Bali dan Struktur Bangunannya"},"content":{"rendered":"<p data-path-to-node=\"0\">Pernah nggak sih kamu jalan-jalan ke Bali, terus masuk ke area perumahan warga lokal dan merasa suasananya beda banget? Desainnya tuh khas banget, penuh ukiran, ada gapura besar, dan layout halamannya kelihatan rapi banget. Nah, itu semua bukan cuma asal bangun biar estetik, lho. Semua itu adalah bagian dari konsep rumah adat Bali.<\/p>\n<p data-path-to-node=\"1\">Rumah adat di Bali punya keunikan yang jarang ditemukan di daerah lain. Bangunannya nggak berdiri dalam satu atap besar seperti rumah modern pada umumnya, melainkan terbagi menjadi beberapa paviliun kecil yang punya fungsi masing-masing dalam satu pekarangan.<\/p>\n<p data-path-to-node=\"2\">Yuk, kita kenalan lebih dekat dengan filosofi dan bagian-bagian unik dari rumah adat Bali lewat obrolan santai di bawah ini!<\/p>\n<h2 data-path-to-node=\"3\">Filosofi Utama: Bukan Sekadar Tempat Tinggal<\/h2>\n<p data-path-to-node=\"4\">Bagi masyarakat Bali, membangun rumah itu ada seninya dan nggak boleh sembarangan. Ada aturan dasar bernama Asta Kosala Kosali, sebuah pedoman arsitektur tradisional yang mirip-mirip dengan prinsip Feng Shui. Aturan ini mengatur tata letak bangunan berdasarkan kompas spiritual masyarakat Bali, yaitu arah Kaja (utara atau arah menuju gunung) dan Kelod (selatan atau arah menuju laut).<\/p>\n<p data-path-to-node=\"5\">Selain itu, tata ruang rumah adat Bali didasari oleh filosofi Tri Hita Karana. Filosofi ini mengajarkan tentang menjaga hubungan harmonis antara tiga hal: manusia dengan Tuhan, manusia dengan sesama manusia, dan manusia dengan alam lingkungan sekitar.<\/p>\n<p data-path-to-node=\"6\">Konsep ini kemudian dituangkan ke dalam struktur pembagian pekarangan yang disebut Tri Mandala:<\/p>\n<ol start=\"1\" data-path-to-node=\"7\">\n<li>\n<p data-path-to-node=\"7,0,0\">Utama Mandala: Area paling suci, biasanya terletak di arah Kaja-Kangin (Utara-Timur) untuk tempat ibadah keluarga.<\/p>\n<\/li>\n<li>\n<p data-path-to-node=\"7,1,0\">Madya Mandala: Area semi-privat di bagian tengah untuk aktivitas sehari-hari seperti tempat tidur dan ruang tamu.<\/p>\n<\/li>\n<li>\n<p data-path-to-node=\"7,2,0\">Nista Mandala: Area belakang atau luar yang dianggap kurang suci, biasanya dipakai untuk dapur, kandang ternak, atau tempat menjemur pakaian.<\/p>\n<\/li>\n<\/ol>\n<h2 data-path-to-node=\"8\">Mengenal Bagian-Bagian Rumah Adat Bali<\/h2>\n<p data-path-to-node=\"9\">Kalau kamu masuk ke dalam satu pekarangan rumah adat Bali, kamu bakal menemukan beberapa bangunan terpisah. Ini dia daftar bangunan yang wajib kamu ketahui:<\/p>\n<h3 data-path-to-node=\"10\">Angkul-Angkul<\/h3>\n<p><a href=\"https:\/\/www.bali-island.com\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/20260705_092351-scaled.webp\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-9732\" src=\"https:\/\/www.bali-island.com\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/20260705_092351-scaled.webp\" alt=\"Angkul - Angkul\" width=\"2560\" height=\"1441\" srcset=\"https:\/\/www.bali-island.com\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/20260705_092351-scaled.webp 2560w, https:\/\/www.bali-island.com\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/20260705_092351-1536x865.webp 1536w, https:\/\/www.bali-island.com\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/20260705_092351-2048x1153.webp 2048w\" sizes=\"auto, (max-width: 2560px) 100vw, 2560px\" \/><\/a><\/p>\n<p data-path-to-node=\"11\">Ini adalah pintu gerbang utama untuk masuk ke pekarangan rumah. Bentuknya mirip seperti pura kecil dan biasanya punya atap yang terbuat dari rumput kering atau genteng. Fungsinya ya sebagai pintu masuk sekaligus pembatas pekarangan rumah.<\/p>\n<h3 data-path-to-node=\"12\">Aling-Aling<\/h3>\n<p><a href=\"https:\/\/www.bali-island.com\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/20260705_092421-scaled.webp\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-9743\" src=\"https:\/\/www.bali-island.com\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/20260705_092421-scaled.webp\" alt=\"Aling - Aling\" width=\"2560\" height=\"1441\" srcset=\"https:\/\/www.bali-island.com\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/20260705_092421-scaled.webp 2560w, https:\/\/www.bali-island.com\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/20260705_092421-1536x865.webp 1536w, https:\/\/www.bali-island.com\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/20260705_092421-2048x1153.webp 2048w\" sizes=\"auto, (max-width: 2560px) 100vw, 2560px\" \/><\/a><\/p>\n<p data-path-to-node=\"13\">Begitu kamu melewati Angkul-Angkul, kamu nggak akan langsung melihat halaman tengah rumah karena bakal terhalang oleh sebuah dinding pembatas kecil. Dinding inilah yang disebut Aling-Aling. Secara sekilas, fungsinya mungkin untuk menjaga privasi penghuni rumah agar tidak langsung terlihat dari luar. Namun secara spiritual, Aling-Aling dipercaya bisa menghalau energi negatif atau roh jahat agar tidak masuk ke dalam rumah.<\/p>\n<h3 data-path-to-node=\"14\">Sanggah atau Pamerajan<\/h3>\n<p><a href=\"https:\/\/www.bali-island.com\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/20260705_092534-scaled.webp\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-9754\" src=\"https:\/\/www.bali-island.com\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/20260705_092534-scaled.webp\" alt=\"Sanggah\" width=\"2560\" height=\"1441\" srcset=\"https:\/\/www.bali-island.com\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/20260705_092534-scaled.webp 2560w, https:\/\/www.bali-island.com\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/20260705_092534-1536x865.webp 1536w, https:\/\/www.bali-island.com\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/20260705_092534-2048x1153.webp 2048w\" sizes=\"auto, (max-width: 2560px) 100vw, 2560px\" \/><\/a><\/p>\n<p data-path-to-node=\"15\">Ini adalah area tempat ibadah keluarga yang terletak di sudut Timur Laut pekarangan rumah (Utama Mandala). Di dalam Sanggah, terdapat beberapa bangunan suci kecil atau pelinggih. Di tempat inilah seluruh anggota keluarga melakukan persembahyangan setiap hari dan menaruh sesajen.<\/p>\n<h3 data-path-to-node=\"16\">Bale Manten<\/h3>\n<p><a href=\"https:\/\/www.bali-island.com\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/20260705_092621-scaled.webp\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-9776\" src=\"https:\/\/www.bali-island.com\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/20260705_092621-scaled.webp\" alt=\"Bale Manten\" width=\"2560\" height=\"1441\" srcset=\"https:\/\/www.bali-island.com\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/20260705_092621-scaled.webp 2560w, https:\/\/www.bali-island.com\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/20260705_092621-1536x865.webp 1536w, https:\/\/www.bali-island.com\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/20260705_092621-2048x1153.webp 2048w\" sizes=\"auto, (max-width: 2560px) 100vw, 2560px\" \/><\/a><\/p>\n<p data-path-to-node=\"17\">Bale Manten adalah bangunan berbentuk persegi panjang yang terletak di bagian utara. Bangunan ini biasanya punya ruangan yang cukup tertutup. Fungsi utamanya adalah sebagai kamar tidur untuk kepala keluarga atau anak perempuan yang belum menikah. Bangunan ini dibuat cukup formal dan posisinya dihormati di dalam rumah.<\/p>\n<h3 data-path-to-node=\"18\">Bale Dangin atau Bale Gede<\/h3>\n<p><a href=\"https:\/\/www.bali-island.com\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/20260705_092601-scaled.webp\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-9765\" src=\"https:\/\/www.bali-island.com\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/20260705_092601-scaled.webp\" alt=\"Bale Dangin\" width=\"2560\" height=\"1441\" srcset=\"https:\/\/www.bali-island.com\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/20260705_092601-scaled.webp 2560w, https:\/\/www.bali-island.com\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/20260705_092601-1536x865.webp 1536w, https:\/\/www.bali-island.com\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/20260705_092601-2048x1153.webp 2048w\" sizes=\"auto, (max-width: 2560px) 100vw, 2560px\" \/><\/a><\/p>\n<p data-path-to-node=\"19\">Terletak di bagian timur, bangunan ini biasanya berbentuk paviliun terbuka dengan tiang-tiang kayu. Jumlah tiangnya bisa delapan (Bale Sakenem) atau dua belas (Bale Gede). Tempat ini sangat multifungsi, mulai dari tempat duduk-duduk santai, tempat membuat kerajinan tangan, sampai tempat melangsungkan upacara adat penting seperti potong gigi (Mepandes) atau upacara kematian.<\/p>\n<h3 data-path-to-node=\"20\">Bale Dauh<\/h3>\n<p data-path-to-node=\"21\">Kebalikan dari Bale Dangin, Bale Dauh terletak di bagian barat pekarangan. Bangunan ini juga berdesain terbuka dan biasanya difungsikan sebagai ruang menerima tamu, tempat berkumpulnya keluarga, atau sebagai kamar tidur untuk anak-anak remaja laki-laki.<\/p>\n<h3 data-path-to-node=\"22\">Paon (Dapur)<\/h3>\n<p><a href=\"https:\/\/www.bali-island.com\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/Paon-Bali.webp\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-9788\" src=\"https:\/\/www.bali-island.com\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/Paon-Bali.webp\" alt=\"Paon Bali\" width=\"1920\" height=\"1080\" srcset=\"https:\/\/www.bali-island.com\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/Paon-Bali.webp 1920w, https:\/\/www.bali-island.com\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/Paon-Bali-1536x864.webp 1536w\" sizes=\"auto, (max-width: 1920px) 100vw, 1920px\" \/><\/a><\/p>\n<p data-path-to-node=\"23\">Paon adalah sebutan untuk dapur dalam bahasa Bali. Letaknya berada di area Nista Mandala, biasanya di sudut Selatan atau Barat Daya. Di dapur tradisional, kamu masih bisa menemukan tungku kayu bakar yang disebut bungut paon. Selain untuk memasak makanan sehari-hari, Paon juga penting untuk menyiapkan sarana upacara keagamaan.<\/p>\n<h3 data-path-to-node=\"24\">Jineng atau Klumpu<\/h3>\n<p><a href=\"https:\/\/www.bali-island.com\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/Jineng-Bali.webp\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-9800\" src=\"https:\/\/www.bali-island.com\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/Jineng-Bali.webp\" alt=\"Jineng Bali\" width=\"1920\" height=\"1080\" srcset=\"https:\/\/www.bali-island.com\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/Jineng-Bali.webp 1920w, https:\/\/www.bali-island.com\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/Jineng-Bali-1536x864.webp 1536w\" sizes=\"auto, (max-width: 1920px) 100vw, 1920px\" \/><\/a><\/p>\n<p data-path-to-node=\"25\">Bagian ini mungkin sudah mulai jarang ditemukan di daerah perkotaan, tapi masih banyak ada di area pedesaan. Jineng adalah bangunan panggung kecil yang atapnya melengkung unik terbuat dari jerami. Fungsi utamanya adalah sebagai lumbung untuk menyimpan hasil panen padi agar aman dari serangan hama atau jamur.<\/p>\n<h2 data-path-to-node=\"26\">Kenapa Rumah Adat Bali Begitu Istimewa?<\/h2>\n<p data-path-to-node=\"27\">Satu hal yang bikin rumah adat Bali sangat nyaman didiami adalah kedekatannya dengan alam. Karena bangunannya terpisah-pisah dan punya banyak ruang terbuka, sirkulasi udara di dalam pekarangan jadi lancar banget. Suasananya terasa sejuk meskipun cuaca di luar sedang terik.<\/p>\n<p data-path-to-node=\"28\">Material yang digunakan juga sangat ramah lingkungan. Mulai dari batu alam, tanah liat untuk dinding (pol-polan), kayu pohon kelapa, hingga bambu dan serat ijuk untuk atap. Ditambah lagi dengan sentuhan seni ukiran pada tiang kayu dan dinding batu, membuat setiap sudut rumah punya estetika tinggi yang menenangkan jiwa.<\/p>\n<p data-path-to-node=\"29\">Meskipun zaman sudah makin modern dan banyak orang beralih ke desain rumah minimalis, masyarakat Bali hebatnya masih mempertahankan konsep tata ruang tradisional ini di pekarangan mereka. Itu dia sekilas perkenalan kita dengan rumah adat Bali. Menarik banget kan bagaimana sebuah tempat tinggal bisa memadukan arsitektur, kenyamanan alam, dan nilai spiritual sekaligus?<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pernah nggak sih kamu jalan-jalan ke Bali, terus&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":9721,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[62],"tags":[],"newstopic":[],"class_list":["post-8926","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-budaya"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v25.8 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Filosofi Rumah Adat Bali dan Struktur Bangunannya<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Bukan sekadar estetik, ini penjelasan lengkap bagian rumah adat Bali dan konsep Tri Hita Karana yang memengaruhi arsitekturnya.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.bali-island.com\/id\/budaya\/filosofi-rumah-adat-bali-dan-struktur-bangunannya\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Filosofi Rumah Adat Bali dan Struktur Bangunannya\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Bukan sekadar estetik, ini penjelasan lengkap bagian rumah adat Bali dan konsep Tri Hita Karana yang memengaruhi arsitekturnya.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.bali-island.com\/id\/budaya\/filosofi-rumah-adat-bali-dan-struktur-bangunannya\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Bali Island\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/people\/Bali-Island\/61575583076902\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-07-05T02:09:19+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.bali-island.com\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Rumah-adat-Bali.webp\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1920\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1080\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/webp\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Admin\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Admin\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"6 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/www.bali-island.com\/id\/budaya\/filosofi-rumah-adat-bali-dan-struktur-bangunannya\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.bali-island.com\/id\/budaya\/filosofi-rumah-adat-bali-dan-struktur-bangunannya\/\"},\"author\":{\"name\":\"Admin\",\"@id\":\"https:\/\/www.bali-island.com\/id\/#\/schema\/person\/fa4ad517d8835db1504e3c7c3ddd02ab\"},\"headline\":\"Filosofi Rumah Adat Bali dan Struktur Bangunannya\",\"datePublished\":\"2026-07-05T02:09:19+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.bali-island.com\/id\/budaya\/filosofi-rumah-adat-bali-dan-struktur-bangunannya\/\"},\"wordCount\":826,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.bali-island.com\/id\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.bali-island.com\/id\/budaya\/filosofi-rumah-adat-bali-dan-struktur-bangunannya\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/www.bali-island.com\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Rumah-adat-Bali.webp\",\"articleSection\":[\"Budaya\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/www.bali-island.com\/id\/budaya\/filosofi-rumah-adat-bali-dan-struktur-bangunannya\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.bali-island.com\/id\/budaya\/filosofi-rumah-adat-bali-dan-struktur-bangunannya\/\",\"url\":\"https:\/\/www.bali-island.com\/id\/budaya\/filosofi-rumah-adat-bali-dan-struktur-bangunannya\/\",\"name\":\"Filosofi Rumah Adat Bali dan Struktur Bangunannya\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.bali-island.com\/id\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.bali-island.com\/id\/budaya\/filosofi-rumah-adat-bali-dan-struktur-bangunannya\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.bali-island.com\/id\/budaya\/filosofi-rumah-adat-bali-dan-struktur-bangunannya\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/www.bali-island.com\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Rumah-adat-Bali.webp\",\"datePublished\":\"2026-07-05T02:09:19+00:00\",\"description\":\"Bukan sekadar estetik, ini penjelasan lengkap bagian rumah adat Bali dan konsep Tri Hita Karana yang memengaruhi arsitekturnya.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.bali-island.com\/id\/budaya\/filosofi-rumah-adat-bali-dan-struktur-bangunannya\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.bali-island.com\/id\/budaya\/filosofi-rumah-adat-bali-dan-struktur-bangunannya\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/www.bali-island.com\/id\/budaya\/filosofi-rumah-adat-bali-dan-struktur-bangunannya\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/www.bali-island.com\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Rumah-adat-Bali.webp\",\"contentUrl\":\"https:\/\/www.bali-island.com\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Rumah-adat-Bali.webp\",\"width\":1920,\"height\":1080,\"caption\":\"Rumah adat Bali\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.bali-island.com\/id\/budaya\/filosofi-rumah-adat-bali-dan-struktur-bangunannya\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/www.bali-island.com\/id\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Filosofi Rumah Adat Bali dan Struktur Bangunannya\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.bali-island.com\/id\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.bali-island.com\/id\/\",\"name\":\"Bali Island\",\"description\":\"Explore the Beauty of the Island of the Gods\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.bali-island.com\/id\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.bali-island.com\/id\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/www.bali-island.com\/id\/#organization\",\"name\":\"Pulau Bali\",\"alternateName\":\"BI\",\"url\":\"https:\/\/www.bali-island.com\/id\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/www.bali-island.com\/id\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/www.bali-island.com\/wp-content\/uploads\/2025\/04\/cropped-Untitled_design__13_-removebg-preview-1.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/www.bali-island.com\/wp-content\/uploads\/2025\/04\/cropped-Untitled_design__13_-removebg-preview-1.png\",\"width\":512,\"height\":512,\"caption\":\"Pulau Bali\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.bali-island.com\/id\/#\/schema\/logo\/image\/\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/www.facebook.com\/people\/Bali-Island\/61575583076902\/\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.bali-island.com\/id\/#\/schema\/person\/fa4ad517d8835db1504e3c7c3ddd02ab\",\"name\":\"Admin\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/www.bali-island.com\/id\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/www.bali-island.com\/wp-content\/litespeed\/avatar\/736da4bc12e223a28c23d17b545d8b2e.jpg?ver=1783163286\",\"contentUrl\":\"https:\/\/www.bali-island.com\/wp-content\/litespeed\/avatar\/736da4bc12e223a28c23d17b545d8b2e.jpg?ver=1783163286\",\"caption\":\"Admin\"},\"sameAs\":[\"http:\/\/bali-island.com\"]}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Filosofi Rumah Adat Bali dan Struktur Bangunannya","description":"Bukan sekadar estetik, ini penjelasan lengkap bagian rumah adat Bali dan konsep Tri Hita Karana yang memengaruhi arsitekturnya.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.bali-island.com\/id\/budaya\/filosofi-rumah-adat-bali-dan-struktur-bangunannya\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Filosofi Rumah Adat Bali dan Struktur Bangunannya","og_description":"Bukan sekadar estetik, ini penjelasan lengkap bagian rumah adat Bali dan konsep Tri Hita Karana yang memengaruhi arsitekturnya.","og_url":"https:\/\/www.bali-island.com\/id\/budaya\/filosofi-rumah-adat-bali-dan-struktur-bangunannya\/","og_site_name":"Bali Island","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/people\/Bali-Island\/61575583076902\/","article_published_time":"2026-07-05T02:09:19+00:00","og_image":[{"width":1920,"height":1080,"url":"https:\/\/www.bali-island.com\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Rumah-adat-Bali.webp","type":"image\/webp"}],"author":"Admin","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Admin","Estimasi waktu membaca":"6 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.bali-island.com\/id\/budaya\/filosofi-rumah-adat-bali-dan-struktur-bangunannya\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.bali-island.com\/id\/budaya\/filosofi-rumah-adat-bali-dan-struktur-bangunannya\/"},"author":{"name":"Admin","@id":"https:\/\/www.bali-island.com\/id\/#\/schema\/person\/fa4ad517d8835db1504e3c7c3ddd02ab"},"headline":"Filosofi Rumah Adat Bali dan Struktur Bangunannya","datePublished":"2026-07-05T02:09:19+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.bali-island.com\/id\/budaya\/filosofi-rumah-adat-bali-dan-struktur-bangunannya\/"},"wordCount":826,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/www.bali-island.com\/id\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/www.bali-island.com\/id\/budaya\/filosofi-rumah-adat-bali-dan-struktur-bangunannya\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.bali-island.com\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Rumah-adat-Bali.webp","articleSection":["Budaya"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/www.bali-island.com\/id\/budaya\/filosofi-rumah-adat-bali-dan-struktur-bangunannya\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.bali-island.com\/id\/budaya\/filosofi-rumah-adat-bali-dan-struktur-bangunannya\/","url":"https:\/\/www.bali-island.com\/id\/budaya\/filosofi-rumah-adat-bali-dan-struktur-bangunannya\/","name":"Filosofi Rumah Adat Bali dan Struktur Bangunannya","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.bali-island.com\/id\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.bali-island.com\/id\/budaya\/filosofi-rumah-adat-bali-dan-struktur-bangunannya\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.bali-island.com\/id\/budaya\/filosofi-rumah-adat-bali-dan-struktur-bangunannya\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.bali-island.com\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Rumah-adat-Bali.webp","datePublished":"2026-07-05T02:09:19+00:00","description":"Bukan sekadar estetik, ini penjelasan lengkap bagian rumah adat Bali dan konsep Tri Hita Karana yang memengaruhi arsitekturnya.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.bali-island.com\/id\/budaya\/filosofi-rumah-adat-bali-dan-struktur-bangunannya\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.bali-island.com\/id\/budaya\/filosofi-rumah-adat-bali-dan-struktur-bangunannya\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.bali-island.com\/id\/budaya\/filosofi-rumah-adat-bali-dan-struktur-bangunannya\/#primaryimage","url":"https:\/\/www.bali-island.com\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Rumah-adat-Bali.webp","contentUrl":"https:\/\/www.bali-island.com\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Rumah-adat-Bali.webp","width":1920,"height":1080,"caption":"Rumah adat Bali"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.bali-island.com\/id\/budaya\/filosofi-rumah-adat-bali-dan-struktur-bangunannya\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.bali-island.com\/id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Filosofi Rumah Adat Bali dan Struktur Bangunannya"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.bali-island.com\/id\/#website","url":"https:\/\/www.bali-island.com\/id\/","name":"Bali Island","description":"Explore the Beauty of the Island of the Gods","publisher":{"@id":"https:\/\/www.bali-island.com\/id\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.bali-island.com\/id\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/www.bali-island.com\/id\/#organization","name":"Pulau Bali","alternateName":"BI","url":"https:\/\/www.bali-island.com\/id\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.bali-island.com\/id\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/www.bali-island.com\/wp-content\/uploads\/2025\/04\/cropped-Untitled_design__13_-removebg-preview-1.png","contentUrl":"https:\/\/www.bali-island.com\/wp-content\/uploads\/2025\/04\/cropped-Untitled_design__13_-removebg-preview-1.png","width":512,"height":512,"caption":"Pulau Bali"},"image":{"@id":"https:\/\/www.bali-island.com\/id\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/people\/Bali-Island\/61575583076902\/"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.bali-island.com\/id\/#\/schema\/person\/fa4ad517d8835db1504e3c7c3ddd02ab","name":"Admin","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.bali-island.com\/id\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/www.bali-island.com\/wp-content\/litespeed\/avatar\/736da4bc12e223a28c23d17b545d8b2e.jpg?ver=1783163286","contentUrl":"https:\/\/www.bali-island.com\/wp-content\/litespeed\/avatar\/736da4bc12e223a28c23d17b545d8b2e.jpg?ver=1783163286","caption":"Admin"},"sameAs":["http:\/\/bali-island.com"]}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.bali-island.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8926","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.bali-island.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.bali-island.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.bali-island.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.bali-island.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=8926"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/www.bali-island.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8926\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":9811,"href":"https:\/\/www.bali-island.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8926\/revisions\/9811"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.bali-island.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/9721"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.bali-island.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=8926"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.bali-island.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=8926"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.bali-island.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=8926"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.bali-island.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/newstopic?post=8926"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}